Factors Considered in Choosing Educational Media for Effective Learning, Summaries of Linguistics

The importance of selecting appropriate educational media for effective learning. It outlines the theoretical and practical reasons for making informed media choices, and lists factors to consider when making decisions. intended for education students and teachers.

Typology: Summaries

2021/2022

Uploaded on 10/16/2022

sprint-sembilan
sprint-sembilan 🇮🇩

1 document

1 / 16

Toggle sidebar

This page cannot be seen from the preview

Don't miss anything!

bg1
DASAR PERTIMBANGAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
Disusun Oleh : VI
Unit : III
Mata Kuliah : Media Pembelajaran PAI
Dosen Pembimbing: Nazliati M,Ed
Khairul Rizki 1012018023
Rizal Efendi 1012021065
Siti Noor Suhaila 1012021073
Nurlatifah Fadlan 1012021075
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH ILMU KEGURUAN
IAIN LANGSA
2022
pf3
pf4
pf5
pf8
pf9
pfa
pfd
pfe
pff

Partial preview of the text

Download Factors Considered in Choosing Educational Media for Effective Learning and more Summaries Linguistics in PDF only on Docsity!

DASAR PERTIMBANGAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN

Disusun Oleh : VI Unit : III Mata Kuliah : Media Pembelajaran PAI Dosen Pembimbing: Nazliati M,Ed Khairul Rizki 1012018023 Rizal Efendi 1012021065 Siti Noor Suhaila 1012021073 Nurlatifah Fadlan 1012021075 JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH ILMU KEGURUAN IAIN LANGSA 2022

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah, rahmat serta karunia-Nya sehingga dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Sejarah Pendidikan Islam ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta para sahabatnya, juga seluruh pengikutnya diseluruh dunia, sejak awal kebangkitan Islam hingga hari kiamat. Makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Sejarah Pendidikan Islam serta meningkatkan pengetahuan tentang penilaian dalam Sejarah Pendidikan Islam serta memahami dan mengerti materi tentang Pendidikan Islam Pada Masa Penjajahan. Kami menyadari dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan. Maka dari itu kami sangat mengharapkan masukan dan saran dari semua pihak yang sifatnya membangun. Semoga Allah SWT meridhoi usaha dan niat baik kita bersama dalam upaya mewujudkan mahasiswa yang cerdas dan beriman.Aamiin. Langsa, 7 Oktober 2022 Penyusun i

DAFTAR TABEL

iii

DAFTAR GAMBAR

iv

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Media Pembelajaran Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna.^1 Media pembelajaran berfungsi agar pengajaran lebih menarik siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar, memperjelas makna bahan pengajaran, metode pengajaran lebih bervariasi, dan siswa dapat melakukan kegiatan belajar lebih banyak.^2 B. Faktor Pertimbangan Pemilihan Media Pembelajaran Media pembelajaran dapat didefinisikan sebagai alat bantu, bahan simulasi, atau program yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Media pembelajaran yang telah banyak dikenal oleh guru antara lain peta, globe, diagram, poster, torso, majalah, booklet, audio tape, komputer, dll. Pemanfaatan dan pemilihan media pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan materi yang materi yang akan diajarkan. Oleh karena itu, media pembelajaran yang digunakan oleh pembelajaran yang digunakan oleh guru Geografi berbeda dengan guru Biologi. Misalnya, untuk menjelaskan tentang sistem organ tubuh manusia seorang guru biologi menggunakan torso. Sedangkan untuk menjelaskan tentang benua dan samudra di dunia, seorang guru Geografi menggunakan peta. Oleh karena itu, seorang guru harus mampu memilih media pembelajaran yang akan digunakan dengan memperhatikan pertimbangan faktor- faktor sebagai berikut:^3

  1. Objektivitas Pemilihan media dilakukan secara objektif berdasarkan hasil penelitian atau percobaan.
  2. Program Program pengajaran 1 John D Latuheru. Media Pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar Masa Kini (Jakarta :APTIK.1998) h. 2 Erlina , Supermedia: Panduan Praktis Memanfaatkan Media Mengajar Dari Internet. (Jakarta Erlangga. 2009) .h. 3 Mahnun, N. Media pembelajaran (kajian terhadap langkah-langkah pemilihan media dan implementasinya dalam pembelajaran) ( Jurnal pemikiran islam. 2012) 37 (1).

input” dan kemampuan awal siswa “entry behavior level”, tujuan yang ditetapkan tidak sesuai dengan tingkat kemampuan siswa, materi dengan tingkat kemampuan siswa, materi yang diajarkan yang diajarkan terlalu kompleks, terlalu sulit, sehingga tidak dikuasai sepenuhnya oleh siswa, strategi yang tidak tepat, dapat membuat siswa tidak aktif, menjenuhkan, membosankan, tidak merangsang siswa untuk aktif sehingga berpengaruh terhadap hasil belajarnya, dll. 5 Jika media dan strategi yang digunakan sudah tepat, maka perlu diuji evaluasi yang digunakan apakah sudah tepat, baik bentuknya, jenis, instrumen evaluasi dan prosedur evaluasinya. Dengan demikian pemilihan media penting artinya dan ini menjadi alasan teoritis mendasar dalam pemilihan media. Pentingnya pemilihan media pembelajaran dikemukakan oleh Gerlach dan Elly sebagai berikut:^6 Prosedur pengembangan pembelajaran menurut Gerlach dan Elly dengan menggunakan pendekatan sistem dapat dijelaskan bahwa pendekatan sistem dapat dijelaskan bahwa perumusan perumusan tujuan instruksional merupakan langkah tujuan instruksional merupakan langkah pertama dalam merencanakan pembelajaran sebagai 5 Duludu, Ummyssalam ATA. Buku ajar kurikulum bahan dan media pembelajaran (Deepublish, 2017) h. 6 Gerlach, Vernon S, Donald P Ely, and Rob Melnick.. Teaching and Media : A Systematic Approach. (Englewood Cliffs, N.J.: Prentice-Hall.1980)h.

rumusan tingkah laku yang harus dimiliki oleh siswa setelah selesai mengikuti pembelajaran. Langkah kedua adalah merinci materi pembelajaran yang diharapkan dapat menunjang pencapaian tujuan yang telah ditentukan. Perlu tujuan yang telah ditentukan. Perlu juga dilakukan tes “entering behavior level” yaitu untuk mengetahui kemampuan mengetahui kemampuan awal yang dimiliki siswa yang sesuai dengan tujuan pembelajaran seba an sebagai dasar untuk menentukan dari gai dasar untuk menentukan dari mana guru harus mengawali pembelajaran. Tujuan, isi dan entry behavior level menjadi dasar untuk menetapkan komponen pembelajaran yang lainnya, yaitu: menentukan strategi yang harus sesuai dengan karakteristik tujuan maupun materi yang diberikan juga termasuk mengatur dan mengelompokan siswa.^7 Menentukan media yang cocok digunakan dalam pembelajaran disesuaikan dengan tujuan, strategi, waktu yang tersedia, dan fasilitas pendukung lainnya. Secara teoritis menjadi dasar alasan mengapa kita perlu melakukan lakukan pemilihan terhadap media, agar pemilihan terhadap media, agar memiliki kesesuaian dengan tujuan (specification of objective), kesesuaian objektif, kesesuaian dengan isi (specification of content), strategi pembelajaran (determination of strategy), dan waktu yang tersedia (allocation of time).^8 D. Alasan Praktis Pemilihan Media Pembelajaran Alasan praktis praktis berkaitan berkaitan dengan per dengan pertimbangan- pertimbangan timbangan-pertimbangan pengguna (guru, pengguna (guru, dosen, instruktur, DLL) memilih media pembelajaran, sebagai berikut :^9

  1. Demonstration Media berfungsi sebagai alat peraga pembelajaran, misalnya seorang sedang menerangkan teknik mengoperasikan Overhead Projector (OHP), pada saat 7 Ibid h. 8 Syahrudin, D. (2010). Peranan Media Gambar Dalam Pembelajaran Menulis. EduHumaniora| Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru , 2 (1). 9 Ibid, Duludu, Ummyssalam ATA. h.

pembelajaran, masih banyak guru tidak menggunakan media, tetapi kebanyakan guru menggunakan metode ceramah (ekspositori), cara seperti ini memang tidak merepotkan guru untuk menyiapkan media, cukup dengan menguasai materi, maka pembelajaran dapat berlangsung. Namun cara pembelajaran seperti ini cenderung akan mengakibatkan verbalisme, yaitu pesan yang disampaikan guru tidak sama dengan persepsi siswa. Disinilah banyak pengguna media, memiliki alasan bahwa menggunakan media adalah untuk membuat informasi lebih jelas dan konkrit sesuai dengan kenyataannya. A. Active Learning Salah satu aspek yang harus diupayakan oleh guru dalam pembelajaran adalah siswa harus berperan secara aktif baik secara fisik, mental, dan emosional. Seperti pendapat Lesle J. Briggs (1979) dalam buku Principles Of Instructional Design menyatakan bahwa media pembelajaran sebagai “the physical means of conveying instructional content book, films, videotapes, etc. Lebih jauh Briggs menyatakan media adalah alat untuk memberi perangsang bagi bagi peserta didik supaya terjadi proses belajar. Sedangkan mengenai efektifitas media, Brown (1970) dalam bukunya Principles for Designing Effective Classroom Tests dengan cara menggaris bawahi bahwa media yang digunakan guru atau siswa dengan baik dapat mempengaruhi efektifitas program belajar mengajar. Contoh dilihat pada pelatihan Emotional Spiritual Question (ESQ), salah satu tujuan pelatihan ini adalah menumbuhkan seoptimal mungkin motivasi peserta untuk berbuat positif dengan spirit yang besar dan optimalisasi potensi individu, diantaranya potensi individu dengan cara mengkaji proses fenomena alam, untuk mewujudkan tujuan ini digunakan banyak visualisasi (media video) untuk memperlihatkan tayangan-tayangan yang mampu meningkatkan motivasi peserta, dan hasilnya secara empirik terbukti mampu meningkatkan motivasi peserta.

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan Memilih media hendaknya tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan tertentu. Kesalahan pada saat pada saat baik pemilihan jenis media maupun topik yang dimediakan, akan membawa akibat panjang yang tidak kita inginkan di kemudian hari. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih media pembelajaran, diantaranya objektivitas, program pengajaran, sasaran program, serta situasi dan kondisi. Sedangkan alasan yang menjadi faktor pertimbangan pemilihan media pembelajaran ada 2, yaitu alasan teoritis dan alasan praktis. Alasan teoretis didasari atas konsep pembelajaran, sebagai sebuah sistem yang sistem yang didalamnya terdapat suatu totalitas yang terdiri atas sejumlah komponen yang saling berkaitan untuk mencapai mencapai tujuan sedangkan alasan praktis meliputi demonstration, Pamilpese, clarity, active learning. Setiap media pembelajaran memiliki keunggulan masing-masing, oleh karena itu pendidik diharapkan dapat memilih media yang sesuai dengan kebutuhan atau tujuan pembelajaran. Dengan harapan bahwa penggunaan media akan mempercepat dan mempermudah akan mempercepat dan mempermudah pencapaian tujuan pembelajaran. B. Saran Dengan mengetahui bagaimana cara pemilihan media pembelajaran hendaknya, kita sebagai calon pendidik dapat memahami dan mengetahui media-media apa yang cocok untuk digunakan dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran, sehingga penggunaan media akan mempercepat dan mempermudah pencapaian tujuan pembelajaran. 9

DAFTAR PUSTAKA

Duludu, Ummyssalam A. T. A. (2017) Buku Ajar Kurikulum Bahan Dan Media Pembelajaran Deepublish, Gerlach, Vernon S., et al. (1980) Teaching and Media. Prentice Hall, Erlina. (2009) Supermedia : Panduan Praktis Memanfaatkan Media Mengajar Dari Internet Jakarta : Erlangga, Latuheru, John D. (1993) Media pembelajaran : dalam proses belajar-mengajar masa kini / John D. Latuheru. Makassar :: IKIP Ujung Pandang,, Mahnun, Nunu (2012) "Media pembelajaran (kajian terhadap langkah-langkah pemilihan media dan implementasinya dalam pembelajaran)." Jurnal pemikiran islam 37. Riyana, Cepy. (2012) Media pembelajaran. KEMENAG RI, Syahrudin, Didin. (2010) "Peranan Media Gambar Dalam Pembelajaran Menulis." EduHumaniora| Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru 2.