cheat sheet uts filsafat, Study notes of Philosophy

membantu pembelajaran untuk ujian tengah semester

Typology: Study notes

2025/2026

Uploaded on 02/02/2026

1pa21-adinda-zahra-putri
1pa21-adinda-zahra-putri 🇮🇩

1 document

1 / 10

Toggle sidebar

This page cannot be seen from the preview

Don't miss anything!

bg1
F01 [pengertian filsafat]
1. Definisi Filsafat
Etimologi: dari Yunani philosophia (cinta kebijaksanaan), pertama kali digunakan oleh
Pythagoras (abad ke-6 SM).
Orientasi filsafat: pemahaman & tindakan, berpikir ketat dengan pertanyaan “mengapa”
dan “bagaimana”, sistematis, serta mencari kebenaran.
Terminologi: berbeda-beda menurut filsuf, karena setiap filsuf mengkritisi dan
membangun pemikiran baru.
Bentuk pengertian filsafat:
oSikap & kepercayaan
oProses kritik & refleksi
oUsaha memperoleh gambaran keseluruhan
oKritik terhadap pengetahuan
oAnalisa bahasa
oHasil pemikiran filsuf
2. Awal Mula Filsafat
Aristoteles: filsafat lahir dari rasa kagum (aporia).
Perpindahan mitos → logos: dari cerita mitologis menuju penalaran rasional.
3. Objek Filsafat
Objek material: segala sesuatu yang ada (kenyataan objektif, pikiran, kemungkinan).
Objek formal: hakikat/penyebab terdalam dari segala yang ada.
4. Ciri Pemikiran Filsafat
Radikal (hingga akar persoalan)
Konseptual (umum & abstrak)
Sistematik (teratur & saling terkait)
Komprehensif (menyeluruh)
Konsisten (hindari kontradiksi)
pf3
pf4
pf5
pf8
pf9
pfa

Partial preview of the text

Download cheat sheet uts filsafat and more Study notes Philosophy in PDF only on Docsity!

F01 [pengertian filsafat]

1. Definisi FilsafatEtimologi : dari Yunani philosophia (cinta kebijaksanaan), pertama kali digunakan oleh Pythagoras (abad ke-6 SM).  Orientasi filsafat : pemahaman & tindakan, berpikir ketat dengan pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”, sistematis, serta mencari kebenaran.  Terminologi : berbeda-beda menurut filsuf, karena setiap filsuf mengkritisi dan membangun pemikiran baru.  Bentuk pengertian filsafat: o Sikap & kepercayaan o Proses kritik & refleksi o Usaha memperoleh gambaran keseluruhan o Kritik terhadap pengetahuan o Analisa bahasa o Hasil pemikiran filsuf 2. Awal Mula FilsafatAristoteles : filsafat lahir dari rasa kagum ( aporia ).  Perpindahan mitos → logos : dari cerita mitologis menuju penalaran rasional. 3. Objek FilsafatObjek material : segala sesuatu yang ada (kenyataan objektif, pikiran, kemungkinan).  Objek formal : hakikat/penyebab terdalam dari segala yang ada. 4. Ciri Pemikiran Filsafat  Radikal (hingga akar persoalan)  Konseptual (umum & abstrak)  Sistematik (teratur & saling terkait)  Komprehensif (menyeluruh)  Konsisten (hindari kontradiksi)

 Bebas (tanpa bias/emosi)  Koheren (logis & teratur)  Bertanggung jawab (pada nurani & kebenaran)

5. Cabang-Cabang FilsafatEpistemologi : sumber pengetahuan  Ontologi : hakikat kenyataan (metafisika, kosmologi, antropologi)  Aksiologi : nilai (etika & estetika)  Cabang khusus: filsafat pendidikan, hukum, seni, sejarah, logika, teologi, ilmu, dll. 6. Hubungan Filsafat dengan Ilmu  Filsafat berkembang sebagai ilmu otonom dengan objek & metode sendiri.  Ilmu pengetahuan terbagi: eksakta, budaya, sosial → saling berhubungan secara multidisiplin.  Dahulu semua ilmu bagian dari filsafat (misalnya psikologi).  Hubungan erat dengan psikologi: membahas jiwa, etika, hakikat, tujuan pengetahuan. 7. Manfaat Belajar Filsafat  Membentuk sikap arif & berwawasan luas dalam menghadapi problem.  Mengembangkan pengalaman hidup kreatif berdasarkan ide & pandangan hidup.  Melatih sikap kritis terhadap masalah sehari-hari maupun ilmiah. ✨ Inti ringkasnya : filsafat adalah cinta kebijaksanaan, lahir dari rasa kagum, berorientasi pada pencarian kebenaran melalui pemikiran sistematis, kritis, dan menyeluruh. Ia memiliki cabang luas, berhubungan erat dengan ilmu lain, serta bermanfaat membentuk sikap arif, kreatif, dan kritis.

Unsur Makna Tubuh Kendaraan bagi jiwa, harus dijaga Daena / Ego Penentu kepribadian Urvan / Jiwa Berkaitan dengan kebaikan Fravashi / Roh pelindung Aspek spiritual / agama 2 🔹 Filsafat Mesopotamia  Terletak di antara Sungai Eufrat dan Tigris (Irak).  Peradaban: Akadia, Asiria, Sumeria, Babilonia — sudah maju sejak 3000 SM.  Bangsa Babilonia mengenal prinsip etis kehidupan baik.  Raja Hammurabi (1792–1750 SM) membuat Kitab Undang-Undang berisi 282 aturan tentang keluarga, bisnis, dan hukuman. ✨ Implikasi filosofis:

  1. Norma diambil dari etika masyarakat.
  2. Prinsip legal tentang hukuman. 3 🔹 Filsafat Mesir  Peradaban terjadi antara 3100–30 SM.  Mitos religius terkenal: kisah Osiris – Isis – Seth – Horus (pembunuhan, kebangkitan, dan pembalasan).  Kitab Papyrus / Kitab Orang Mati berisi pengakuan kesucian di hadapan 42 hakim, misalnya tidak membunuh, tidak berdusta, tidak berzinah, tidak merampas hak orang. ✳ Fokus filsafat Mesir: penilaian moral manusia setelah mati. 4 🔹 Filsafat Ibrani  Tokoh sejarah: Abraham (±2000 SM), Musa (Abad 14–13 SM), Raja Daud (1000– SM).  Memiliki kitab berisi petunjuk moral: Amsal, Ayub (Job), dan Ecclesiastes.  Ajarannya menekankan:

o keselamatan & perjanjian Tuhan o peningkatan kualitas moral o penegakan hukum pidana o gaya penulisan berupa kata-kata pendek penuh hikmah 🔹 Inti Keseluruhan Filsafat bukan hanya milik Yunani, tetapi muncul di berbagai bangsa sebagai usaha universal manusia untuk memahami Tuhan, alam, dan dirinya — melalui moral, etika, dan kebijaksanaan hidup.

FILSAFAT PPT 03 [jagad filsafat bangsa-bangsa]

🔹 FILSAFAT INDIA

✔ Latar Belakang  India adalah asal lahirnya Hinduisme dan Buddhisme.  Filsafat India dipengaruhi tradisi, budaya & agama → mengajarkan kesatuan manusia dengan alam (kosmos).  Tujuan utama: mencapai kebijaksanaan & harmoni hidup, tidak terasing dari alam semesta dan sesama. ✔ Dasar Ajaran Filsafat India berpangkal pada kitab kuno Weda, yang terdiri dari:

  1. Samhita (Reg-Weda, Sama-Weda, Yagur-Weda, Atharva-Weda)
  2. Brahmana – membahas kurban dan upacara
  3. Aranyaka – ajaran rahasia (“buku hutan”)
  1. Teori & praktik tidak dipisahkan
  2. Berpijak pada humanisme
  3. Etika + spiritualitas menyatu
  4. Menempatkan keselarasan sosial & kesetaraan manusia
  5. Optimistis & demokratis
  6. Menekankan kemanusiaan sebelum hukum
  7. Membangun etos belajar & penelitian mendalam 🔹 Aliran-aliran Besar dalam Filsafat China Aliran Tokoh Ajaran Utama Konfusianisme Konfusius Hidup baik dicapai melalui Ren (kemanusiaan) & pemulihan Li (ritual & tata aturan) — etika sosial & moralitas. Taoisme Lao Tse Tao = “jalan alam”. Bahagia jika manusia hidup sederhana & mengikuti hukum alam ( wuwei — tidak melawan alam). Mohisme Mo Tse “Cinta universal”, kemakmuran bersama, anti-perang, utilitarian — yang berguna bagi rakyat adalah yang baik. Legalisme Guan Zhong Pengaturan negara melalui hukum ketat, bukan moral pribadi — ketertiban melalui sistem hukum. Yin–Yang — Keseimbangan dua unsur berlawanan → harmoni dalam kehidupan & alam. Aliran Nama-Nama (Ming Chia)

Pentingnya ketepatan bahasa & logika → salah istilah menyebabkan salah pemikiran. 🔹 Inti Keseluruhan Filsafat India menekankan spiritualitas, intuisi, dan pembebasan diri (moksha), sedangkan Filsafat China fokus pada etika, politik, tata sosial, dan kehidupan bermasyarakat. Keduanya sama-sama memandang kebijaksanaan sebagai jalan hidup, tetapi dengan gaya dan tujuan yang berbeda:  India → pencerahan batin & kesatuan dengan alam  China → keharmonisan hidup sosial & moral kemanusiaan

FILSAFAT PPT 04 [filsafat Nusantara dan kearifan lokal]

🔹 Makna Dasar dalam Filsafat Istilah filsafat berasal dari bahasa Yunani philosophia :  philos = cinta  sophos / sophia = kebijaksanaan ➡ Maka filsafat = cinta kebijaksanaan. Dalam konteks Nusantara, kebijaksanaan ini menjadi pandangan hidup masyarakat Indonesia. 🔹 FILSAFAT NUSANTARA  Pertama kali dikembangkan oleh Nasroen (Falsafah Indonesia, 1967).  Menyatakan bahwa filsafat Nusantara bukan Barat dan bukan Timur , tetapi khas Indonesia.  Nilai filsafat Nusantara tercermin dalam: ✨ gotong royong ✨ semangat kekeluargaan ✨ Pancasila ✨ hukum adat ✨ musyawarah / mufakat ✨ pantun & budaya lisan ✨ Contoh konkret: Tri Hita Karana (Bali) → harmoni manusia dengan: (1) sesama manusia, (2) alam, (3) Tuhan. 🔹 KEARIFAN LOKAL (LOCAL WISDOM) Arti: kebijaksanaan setempat → gagasan / nilai hidup masyarakat yang diwariskan turun- temurun. Ciri-ciri kearifan lokal:  Melekat kuat pada komunitas  Terbentuk melalui perjalanan panjang  Tidak selalu dimiliki masyarakat lain  Membentuk identitas budaya suatu daerah

 Menjaga hidup selaras dengan alam & sosial Strategi mempertahankan kearifan lokal: ✔ Integrasi ke kebijakan negara ✔ Praktik gotong royong & solidaritas sosial ✔ Pendidikan karakter berbasis Pancasila & budaya lokal ✔ Penyaringan budaya asing yg bertentangan dgn nilai bangsa 🔹 Inti Keseluruhan Filsafat Nusantara adalah kebijaksanaan khas bangsa Indonesia yang mengakar dalam budaya, gotong royong, dan kekeluargaan. Kearifan lokal berfungsi sebagai identitas & pedoman hidup masyarakat, serta menjadi benteng budaya dalam menghadapi globalisasi.