Elektronika Dasar basic electronic, Exercises of Physics

Transistor Semiconductors fermi level

Typology: Exercises

2017/2018

Uploaded on 10/28/2018

salskim
salskim 🇮🇩

5

(1)

1 document

1 / 48

Toggle sidebar

This page cannot be seen from the preview

Don't miss anything!

bg1
Elektronika Dasar Missa Lamsani Hal 1
Transistor Bipolar
BJT
Bipolar Junction Transistor
Elektronika Dasar - 3
pf3
pf4
pf5
pf8
pf9
pfa
pfd
pfe
pff
pf12
pf13
pf14
pf15
pf16
pf17
pf18
pf19
pf1a
pf1b
pf1c
pf1d
pf1e
pf1f
pf20
pf21
pf22
pf23
pf24
pf25
pf26
pf27
pf28
pf29
pf2a
pf2b
pf2c
pf2d
pf2e
pf2f
pf30

Partial preview of the text

Download Elektronika Dasar basic electronic and more Exercises Physics in PDF only on Docsity!

Transistor Bipolar

BJT

Bipolar Junction Transistor

Elektronika Dasar - 3

SAP bentuk fisik transistor NPN dan PNP injeksi mayoritas dari emiter, lebar daerah base, rekomendasi hole-elektron, efisiensi emitter persamaan arus tegangan pada transistor dengan kurva arus tegangan karakteristik transistor dengan kurva arus tegangan faktor penguatan arus dan tegangan konfigurasi common emitter, common base dan common collector daerah operas: aktif, cutoff dan saturasi dan aplikasinya tegangan-tegangan pada pada dioda B/E dan dioda B/C, dan hubungan arus collector dan arus base pada ketiga daerah operasi jenis-jenis pemberian prategangan: bias tetap, emiter bias, voltage divder, dc bias dengan feedback tegangan, prategangan yang lain analisa garis beban untuk menentukan titik kerja efek perubahan temperatur terhadap parameter transistor menentukan stabilitas transistor untuk berbagai konfigurasi prategangan Rangkaian gerbang logika dengan menggunakan transistor

Lambang BJT

Struktur Fisik BJT

Transistor NPN Bagian junction Base-Emitter → forward bias Bagian junction Base-Collector → reverse bias

Aliran Arus pada BJT

Common Base Configuration PNP dan NPN

Kurva Karakteristik Common Base Configuration Cutoff Saturation Aktif

Alpha ( α )

Dalam analisa DC, besarnya arus 𝐼 𝐶 berkaitan dengan besarnya arus 𝐼 𝐸 yang diakibatkan adanya pembawa mayoritas Hubungan ini disebut dengan alpha ( α )

𝐶

𝐸

Common Emitter Configuration Emitter dihubungkan bersama ke bagian input dan output dari transistor Biasanya emitter terhubung ke ground

Kurva Karakteristik Common Emitter Configuration Saturation Aktif Cutoff

Kurva Karakteristik Common Emitter Configuration Pada Active Region , collector-base mengalami reverse bias, sementara base- emitter mengalami forward bias Pada Cuttoff Region , collector-base dan base-emitter mengalami reverse bias Pada Saturation Region , collector-base dan base-emitter mengalami forward bias

Hubungan antara α dan β 𝛼 =

𝛽 =

𝐼

= (𝛽 + 1 )𝐼

Common Collector Configuration Collector dihubungkan bersama ke input dan output dari transistor Mempunyai input impedance yang tinggi dan output impedance yang rendah