









Study with the several resources on Docsity
Earn points by helping other students or get them with a premium plan
Prepare for your exams
Study with the several resources on Docsity
Earn points to download
Earn points by helping other students or get them with a premium plan
A detailed report on a physics experiment exploring fresnel interference. It includes the experiment's objective, theoretical background, experimental setup, data analysis, and conclusions. The report provides a comprehensive understanding of fresnel interference, its principles, and practical applications. It also highlights the importance of accurate data collection and analysis in scientific research.
Typology: Study Guides, Projects, Research
1 / 15
This page cannot be seen from the preview
Don't miss anything!










Nama : I Dewa Ayu Sintiya Biantari
Kelompok : 3
Tanggal : Rabu, 19 Oktober 2022
Dosen Pengajar : Ir. Putu Suardana, M.Si
Pembimbing : I Ketut Nada
interferensi (d), jarak citra (A) yang diproyeksikan sumber cahaya virtual
Interferensi merupakan gejala superposisi gelombang. Interferensi adalah kerja
sama antara dua gelombang cahaya atau lebih pada suatu titik atau daerah tertentu
pada suatu waktu tertentu pula. Peralatan yang digunakan untuk menunjukan adanya
interferensi cahaya tersebut interferometer. Salah satu percobaan yang menunjukkan
adanya umbai-umbai interferensi (interference fringe) adalah percobaan Young ini
berdasarkan pada interferometer pemisah muka gelombang (wave front splitting
interferometer). (Budhi. 2015)
Interferensi dapat juga di artikan sebagai perpaduan antara dua gelombang
cahaya atau lebih pada suatu titik atau daerah tertentu pada suatu waktu tertentu pula.
Peralatan yang digunakan untuk menunjukkan adanya interferensi cahaya disebut
interferometer. (Sugito,dkk. 2005).
Cermin Fresnel terdiri dari dua buah cermin datar, yang letaknya sedikit miring
antara satu dengan yg lainnya. Sebuah sumber titik cahaya S yang dipantulkan oleh
cermin Fresnel akan muncul sebagai sepasang cahaya virtual, L1 dan L2 yang koheren
dan terletak saling berdekatan. (Yuliara. 2020)
Gambar 2.
Dalam eksperimen ini, untuk memperluas sinar laser, sumber cahaya S terletak
pada tiitk fokus lensa. Untuk menentukan panjang gelombang sinar laser yg
digunakan, pertama-tama kita harus menentukan jarak antara dua intensitas maksimum
(d). Kemudian, mengukur jarak A dari dua sumber cahaya virtual L1 dan L2 yang
dicitrakan pada layar pengamatan menggunakan lensa kedua. (Yuliara.2020)
Untuk jarak Dn antara maksimum ke-0 dan ke-n, hubungan secara geomerik
dapat kita tulis :
tan (1.2)
Jika jarak L besar, maka sin tan , sehingga kita dapatkan :
Yang mana a adalah jarak antara sumber cahaya virtual
I. Tabel Data Pengamatan Diameter (d), L1, L2, Dan A
No d(mm) L1(cm) L2(cm) A(mm)
Susunlah peralatan seperti pada gambar di bawah ini.
pertama kali terpantulkan dari tengah-tengah kedua cermin yang terpisah akan
menuju bagian tengah lensa (4). (Ikuti jalannya berkas cahaya dengan selembar
kertas).
virtual yang jelas, terfokus pada layar. Jika terjadi distorsi, putar lensa (4).
Atur jarak A dari gambar-gambar yang diproyeksikan sumber cahaya virtual
dengan memvariasikan kemiringan cermin (atur skrup pada cermin!). Nilai
yang direkomendasikan: A = 1 cm dan jarak dari cermin Fresnel ke layar sekitar
2 m.
menggeser tegak lurus cermin Fresnel.
hasilnya pada tabel
table
Ulangi langkah kerja sampai dengan cara merubah jarak sumber cahaya virtual
sebanyak 10 kali.
6.2. Grafik
Gambar 6.2.1Grafik Perbandingan Grafil L, a,
Gambar 6.2.2 Grafik Perbandingan nilai ∆𝐿, ∆a dan ∆
6.3. Pembahasan
Pada percobaan kali ini dilakukan percobaan Interferensi Fresnel. Pada
praktikum ini melakukan pengambilan data untuk jarak antara celah ke layar
(L),jarakantarcelah(d) mencaripenjanggelombang() dan (a). Pada
praktikum ini dilakukan satu kali percobaan.
Hasil dari praktikum ini diperoleh beberapa data berupa grafik, ralat
nisbi dan perhitungan. Grafik yang di peroleh ada dua yang pertama Grafik
56,
19, 19,
12,
7,24 6,
0
10
20
30
40
50
60
L a l
Perbandingan Grafil L, a,
Series1 Series
37,
10,
19,
40
3,
6,
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
1 2 3
Series1 Series
Perbandingan Grafil L, a,
dan yang ke dua Grafik Perbandingan nilai ∆𝐿, ∆a
dan ∆. Ralat nisbi yang di peroleh yaitu pada diameter d =( 0,00056±
2,449× 10 )m, pada L1 = ( 0,3734± 4,000× 10 )m, pada L2 =
( 0,1928± 3,742× 10 )m dan pada A =( 0,1018± 3,742× 10 )m. Dan
perhitungan yang di peroleh yaitu, perhitungan nilai untuk jarak antara celah ke
layer (L) = (0.5662 ± 0.01265464147) cm, Nilai A = (0.1971582988 ±
7.247213879 x 10 )m, Nilai Panjang gelombang () = (1.949708236 x 10
± 6.934178361x 10 ) m.
Pada percobaan praktikum kali ini terdapat beberapa kendala yang
terjadi di saat melakukan praktikum atau nilai data yang di dapat tidak sangat
akurat yaitu karena kurangnya pemahanam saat menggunakan alat, dan alat
praktikum yang sudah tidak terlalu berfungsi dengan sangat baik dan juga
melakukan pengukuran yang mesih kurang tepat.
6.4. Perhitungan
6.4.1. Perhitunngan nilai untuk jarak antara celah ke layar (L)
Diketahui : L 1
= (0,3734 ± 4,000 × 10)m
m
Ditanya : L ??
Jawab :
= (0.5662) ±1,6 x 10 ) + (1.399508 × 10)
= (0.5662 ± 0.01265464147) cm
6.4.2. Mennghitung Nilai a
Diketahui : L 1 =
m
2
= (0,1928 ± 3,742 × 10)m
A =(0,1018 ± 3,742 × 10)m
Ditanya : a =..?
Jawab :
a = A(L 1 /L 2 )
6.5. Ralat Nisbi
Tabel 6.5.1 Ralat Nisbi Diameter (m)
NO 𝑑(m) 𝑑
(m) 𝑑 −𝑑
(m)
)² (m)
0,
0,
− 9
0, 0,00056 0,00004 1,60× 10
− 9
0, 0,00056 0,00004 1,60× 10
− 9
0, 0,00056 -6E× 10
− 5
− 9
0, 0,00056 -6E× 10
− 5
− 9
− 8
( )²
( )
1,20×
= 2,449× 10 m
m
Ralat nisbi =
∆
2,449×
0,
Ralat kebenaran = 100% - Ralat nisbi
Tabel 6.5.2 Ralat Nisbi L1 (m)
NO 𝐿1(m) 𝐿1(m) (𝐿1 − 𝐿) 1 (m) ( 𝐿1 − 𝐿 1 )²m )(
0,
0,
− 7
0,374 0, 0,
− 7
0,374 0, 0,
− 7
0,374 0, 0,
− 7
− 6
− 6
( )²
( )
3,20×
= 4,000× 10 m
(𝐿1 ± ∆ 𝐿) 1 = ( 0,3734± 4,000× 10 )m
Ralat nisbi =
∆
4,000×
0,
Ralat kebenaran = 100% - Ralat nisbi
Tabel 6.5.3 Ralat Nisbi L2 (m)
NO 𝐿2(m) 𝐿2(m) (𝐿2 − 𝐿) 2 (m) ( 𝐿2 − 𝐿 2 )²m )(
0,
0,
− 7
0, 0,1928 -0,
6, × 10
− 7
− 6
− 8
− 8
− 6
( )²
( )
2,80×
= 3,742× 10 m
0, ± 3,742× 10 )m
Ralat nisbi =
∆
3,742×
0,
Ralat kebenaran = 100% - Ralat nisbi
Pada percobaan interferensi dengan cermin Fresnel, tetap digunakan m.l untuk
syarat beda lintasan optik agar pola maksimum. Hal tersebut dapat dijelaskan
sebagai berikut. Cermin Fresnel terdiri dari dua bagian sehingga cahaya akan
dipantulkan sebanyak dua kali.
Terbentuknya pola gelap terang pada interferensi disebabkan oleh perbedaan
fase gelombang yang terjadi. Pada interferensi cahaya terdapat 2 kemungkinan,
yaitu interferensi maksimum jika dua gelombang sefase atau memiliki selisih = 0,
dan interferensi minimum jika beda fasenya 180
o
Budhi. 2015. Pengertian Interfrensi. Pengertianilmu.com
https://www.pengertianilmu.com/2015/01/pengertian-interferensi.html. (Di akses Pada
Tanggal 21 Oktober 2022)
Yuliara, I Made. 2020. Petunjuk Praktikum Eksperimen Fisika Lanjut I. Universitas Udayana:
Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Jimbaran
Sugito, H., W.S. Budi, K.S. Firdausi & S.Mahmudah. 2005. Pengukuran Panjang Gelombang
Sumber Cahaya
Halliday & Resnick. 2000. Fisika Jilid 2 Edisi Ketiga.
Jakarta: Erlangga.