
















Study with the several resources on Docsity
Earn points by helping other students or get them with a premium plan
Prepare for your exams
Study with the several resources on Docsity
Earn points to download
Earn points by helping other students or get them with a premium plan
This paper describes the material from the Mathematics subject on Mathematical Induction which has been structured in it so that it is easier to understand gradually each discussion.
Typology: Cheat Sheet
1 / 24
This page cannot be seen from the preview
Don't miss anything!

















Puji syukur kita panjatkan kepada hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita rahmat kesehatan dan kesempatan, sehingga bisa menyusun atau menyelesaikan penyusunan makalah Teori Bilangan ini yang berjudul INDUKSI MATEMATIKA. Shalawat dan rangkaian salam kehadirat nabi Muhammad SAW yang kita dari alam kegelapan menuju terang benderang. Pembuatan makalah ini bertujuan sebagai tugas kelompok Teori Bilangan dan sebagai bahan pembelajaran. Penulis mengucapkan terimakasih kepada Bapak Prof. Dr. Sahat Saragih, M. Pd yang telah membimbing penulis dan pihak-pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini.Makalah ini penulis yakini jauh dari kesempurnaan dan masih banyak kekurangannya seperti pepatah yang mengatakan “tak ada gading yang tak retak“, baik isi maupun penyusunnya. Atas semua itu dengan rendah hati penulis harapkan kritik dan saran yang membangun guna menyempurnakan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat. Cirebon, 14 September 2018
A. Latar belakang.................................................................................................. B. Identifikasi Masalah......................................................................................... C. Pembatasan Masalah........................................................................................ D. Rumusan Masalah............................................................................................ E. Tujuan Pembahasan......................................................................................... F. Manfaat Pembahasan....................................................................................... BAB II PEMBAHASAN........................................................................................................ A. Pengertian Induksi Matematik......................................................................... B. Tahapan Induksi Matematik............................................................................. C. Prinsip Induksi Matematik D. Contoh Soal Penggunaan Induksi Matematik................................................... E. Konsep, Prinsip dan Contoh Penggunaan Notasi............................................. BAB III PENUTUP................................................................................................................. A. Kesimpulan...................................................................................................... B. Saran................................................................................................................ DAFTAR PUSTAKA................................................................................................................
A. Sejarah Induksi Matematik Sebuah bukti implisit dengan induksi matematika untuk urutan aritmatika diperkenalkan dalam al-Fakhri yang ditulis oleh al-Karaji sekitar 1000 Masehi, yang menggunakannya untuk membuktikan teorema binomial dan sifat segitiga Pascal. Selain al-Fakhri terdapat juga ilmuwan Yunani kuno yang membuktikan induksi matematika untuk menyatakan bahwa sifat bilangan prima yang tidak terbatas. Tidak satupun ahli matematika kuno yang dapat membuktikan induksi matematika secara eksplisit. Barulah pada tahun 1665 ilmuwan Prancis yang bernama Blaise Pascal dapat membuktikannya secara eksplisit. Bukti induksi secara eksplisit dia tuliskan dalam bukunya yang berjudul arithmétique segitiga du Traité. Pada akhir abad ke-19 ilmu induksi matematika diperbarui kembali oleh dua orang matematikawan yang bernama Richard Dedekind dan Guiseppe Peano. Dedekind mengembangkan sekumpulan aksioma yang menggambarkan bilangan bulat positif. Peano memperbaiki aksioma tersebut dan memberikan interpretasi logis. Keseluruhan aksioma tersebut dinamakan Postulat Peano. B. Pengertian Induksi Matematik Induksi matematika merupakan salah satu metode/cara pembuktian yang absah dalam matematik untuk membuktikan suatu pernyataan matematika apakah benar atau salah. Seringkali kita hanya menerima saja pernyataan atau argumen matematika, tanpa mengetahui kebenaran pernyataan tersebut. Oleh karena itu kita membutuhkan suatu metode untuk membuktikan kebenaran pernyataan matematika yang disebut induksi matematika. Meskipun namanya induksi matematik, namun metode ini merupakan penalaran deduktif. Induksi matematik merupakan salah satu argumentasi pembuktian suatu teorema atau pernyataan matematika yang semesta pembicaranya kumpulan bilangan bulat atau lebih khusus himpunan bilangan asli. Melalui induksi matematik ini kita dapat mengurangi langkah-langkah pembuktian bahwa semua bilangan bulat termasuk ke dalam suatu himpunan kebenaran dengan hanya sejumlah langkah terbatas. Induksi matematik yang sesungguhnya merupakan salah satu aksioma yang dipenuhi oleh sistem bilangan asli. Bentuk umum induksi matematik sebagai berikut: Misalkan N adalah himpunan semua bilangan asli. Dapat dituliskan sebagai berikut: N =.
1 + 3 + 5 + … + (2 k – 1) + (2 k + 2-1) = ( k + 1)^2 k^2 + (2 k + 1) = ( k + 1)^2 ( k + 1)^2 = ( k + 1)^2 (Terbukti) Jadi, p (k+1) benar. (iii) Kesimpulan: Karena langkah basis dan langkah induksi keduanya telah diperlihatkann benar, maka jumlah n buah bilangan ganjil positif pertama adalah n^2. D. Prinsip Induksi Matematika
Prinsip Induksi Sederhana Misal p (n) adalah pernyataan yang bergantung pada n bilangan bulat positif.Kita ingin me mbuktikan bahwa p(n) benar utnuk semua bilangan bulat positif. Langkah induksi:
Basis : tunjukan p ( 1 ) benar.
Induksi : Misal p (n) benar untuk semua bilangan positif n ≥ 1.
Kesimpulan : Buktikan bahwa p (n+ 1 ) benar. Contoh Soal:
Tunjukkan bahwa 1 + 2 + 3 + … + n = untuk setiap bilangan asli n. Penyelesaian: (i) Langkah Basis: Misalkan, p (n) adalah 1 + 2 + 3 + … + n = p = 1 1 = 1 = 1 = 1 (benar) Jadi, p (1) benar (ii) Langkah Induksi: Diasumsikan bahwa p (k) benar untuk suatu bilangan asli k, yaitu:
n = k 1 + 2 + 3 + … + n = 1 + 2 + 3 + … + k = Selanjutnya harus ditunjukkan bahwa p (k+1) benar, yaitu: n = (k+1) 1 + 2 + 3 + … + k + n = 1 + 2 + 3 + … + k + (k + 1) = ((k+1)+1)
(iii) Kesimpulan: , untuk semua bilangan bulat positif.
(iii) Kesimpulan : Karena 2 < a , b < n maka a dan b dapat dinyatakan sebagai hasil kali satu atau lebih bilangan prima jadi, ab juga dapat dinyatakan sebagai hasil kali satu atau lebih bilangan prima, sehingga (n+1) dapat dinyatakan sebagai hasil kali satu atau lebih bilangan prima. E. Contoh Soal Penggunaan Induksi Matematik Pembuktian dengan In duksi matematik dapat diilustrasikan dengan fenomena yangterkenal dengan Efek Domino. Sejumlah batu domino diletakan berdiri dengan jarak ruangyang sama satu dengan yang lain. Untuk merebahk an domino kita hanya cukupmendorong domino 1 ke kanan. Jika Domino 1 didorong kekanan, ia a kan memdorongdomino ke 2 , domino 2 mendorong domino 3 , dst sampai semua domino rebah k ekanan. Adapun beberapa contoh soal penggunaan induksi matematika sebagai berikut ini:
(Terbukti) Jadi, p (k+1) benar. (iii) Kesimpulan : Dari langkah-langkah (i) dan (ii) disimpulkan bahwa p (n) benar untuk setiap bilangan asli n.
n = (k+1) habis dibagi 3 = habis dibagi 3 = habis dibagi 3 = habis dibagi 3 = habis dibagi 3 Karena adalah habis dibagi 3 (dari hipotesis induksi di atas). = habis dibagi 3 maka juga habis dibagi 3. (Terbukti) Jadi adalah jumlah dua buah bilangan yang habis dibagi 3, karena itu juga habis dibagi 3. Jadi, p (k+1) benar. (iii) Kesimpulan: Karena langkah (i) dan (ii) sudah diperlihatkan benar, maka terbukti bahwa untuk semua , habis dibagi 3.
n = (k+1) 5 n^ − 1 habis dibagi 4 = (5) k+1^ − 1 habis dibagi 4 = [5k.5] – 1 habis dibagi 4 = 5k^ (1 + 4) – 1 habis dibagi 4 = 5k^ +4. 5k^ − 1 habis dibagi 4 = (5k^ – 1) + 4. 5k^ habis dibagi 4 (Terbukti) Jadi, p (k+1) benar. Karena n = k = 1, 2, … Maka jika n = k =1 (5k^ – 1) + 4. 5k^ habis dibagi 4 = (5^2 -1) + 4.5^2 habis dibagi 4 = (25-1) + 4.25 habis dibagi 4 = 24 + 100 =124 habis dibagi 4 Jadi, 124 dibagi 4 akan bernilai 31 (iii) Kesimpulan : Dari langkah basis dan induksi dapat disimpulkan bahwa 5n^ − 1 dapat dibagi 4 untuk setiap n = 1, 2, ... F. Konsep, Prinsip dan Contoh Penggunaan Notasi (Sigma) Jumlahan untuk bilangan-bilangan yang teratur dapat ditulis lebih singkat dengan mengguankan notasi (sigma). Berikut ini konsep, prinsip, dan contoh-contoh penggunaan notasi-notasi
Keterangan: dengan n = suku ke-. Contoh Soal:
Buktikan bahwa untuk setiap bilangan asli n. Penyelesaian: (i) Langkah Basis: Misalkan p (n) menyatakan P (1) 3 - 2 = 1 = 1 (benar) Jadi, p (1) benar. (ii) Langkah Induksi : Diasumsikan p (t) benar untuk suatu bilangan asli t, yaitu:
menggunakan contoh sebelumnya, maka ingat bahwa = = =
n = (k+1) 7 n^ – 2n^ terbagi habis oleh 5 = 7k+1^ – 2k+1^ terbagi habis oleh 5 = terbagi habis oleh 5 = terbagi habis oleh 5 = terbagi habis oleh 5 = terbagi habis oleh 5 = terbagi habis oleh 5 = 7 terbagi habis oleh 5 (Terbukti) Telah diasumsikan bahwa (7k^ - 2k) terbagi habis oleh 5. Maka 7 (7k^ - 2k) terbagi habis oleh 5 pula. (2k.5) jelas terbagi habis oleh 5, sebab mempunyai faktor 5. Sehingga 7 terbagi habis oleh 5. Jadi 7k+1^ – 2k+1^ terbagi habis oleh 5. Maka p (k+1) benar. (iii) Kesimpulan: dari langkah (i) dan (ii) dapat disimpulkan bahwa 7n^ – 2nterbagi habis oleh 5 untuk setiap bilangan asli n.