








































Study with the several resources on Docsity
Earn points by helping other students or get them with a premium plan
Prepare for your exams
Study with the several resources on Docsity
Earn points to download
Earn points by helping other students or get them with a premium plan
multivariate statistical hypothesis testing, This is a hypothesis testing material with the SPSS application
Typology: Study notes
1 / 48
This page cannot be seen from the preview
Don't miss anything!









































1
Selain menaksir parameter populasi, peneliti juga perlumengambil keputusan berdasarkan data mengenai suatusistem.
Contoh: Seorang pengusaha ingin menentukan apakah perlu atau
tidak
memasang
iklan
mengenai
barangnya
dalam
surat
atau
tidak
memasang
iklan
mengenai
barangnya
dalam
surat
kabar di suatu kota. Apabila akan ada faedahnya, maka jelas iaperlu memasang iklan. Tetapi jika menurut
dugaannya
pemasangan iklan itu tidak akan berfaedah tentulah ia tidakakan melakukannya. Untuk kasus ini banyak hal yang mungkinterjadi. Oleh sebab itulah, diperlukan suatu hipotesis statistikuntuk memecahkannya.
2
4
0
1
0
1
5
Galat dari Penolakan Hipotesis
7
Galat Tipe
Menolak hipotesis nol padahal hipotesis itu benar.
Kita melakukan kekeliruan dengan menolak H
0
dan
mempercayai H
1
padahal sesungguhnya H
0
yang benar.
Galat Tipe II: Menerima
0
padahal
hipotesis
itu
salah
sehingga
seharusnya
8
Menerima
0
padahal
hipotesis
itu
salah
sehingga
seharusnya
0
ditolak.
Keputusan
Keadaan sesungguhnya
H
0
Benar
Keadaan sesungguhnya
H
0
Salah
Menolak H
0
Keputusan salah
(Galat Tipe I)
Keputusan tepat
Menerima H
0
Keputusan tepat
Keputusan salah
(Galat Tipe II)
Kasus ini dapat dituliskan sebagai berikut:Keputusan didasarkan pada uji statistik X, yaitu banyaknya orang dalam sampel yang mendapat perlindungan vaksin baruselama paling sedikit dua tahun.
mempunyai nilai dari 0
sampai
20, yang
dibagi
menjadi
dua
lebih
kecil
dari
dan
lebih
0
p
1
p
10
sampai
20, yang
dibagi
menjadi
dua
lebih
kecil
dari
dan
lebih
besar dari 8. Semua nilai yang lebih besar dari 8 disebut dengandaerah kritis dan yang lebih kecil dari 8 disebut daerahpenerimaan. Nilai 8 disebut dengan nilai kritis. Jika
x
8 maka
hipotesis
0
ditolak, dan sebaliknya jika
x
≤ 8 hipotesis
0
diterima. Ada dua macam kesalahan yang akan terjadi:menolak
0
yang ternyata benar dan menerima
0
yang
ternyata salah.
Peluang melakukan galat tipe I disebut
tingkat signifikan
dinotasikan dengan
α
Dari contoh di atas, dihitung:
20
11
Dikatakan hipotesis nol ,
p
= ¼, duji dengan tingkat signifikan =
sangat kecil. Jadi, kecil kemungkinan galat tipe 1
dilakukan.
α
(galat tipe I) =
p
∑
=
=
20
9
)
4
1
,
20
;
(
x
x
b
0409
.
0
9591
. 0 1 ) 4 1 ,
20
;
(
1
8
0
=
−
=
−
=
∑
=
x
x
b
Oleh karena
α
menyatakan peluang menolak H
0
padahal
sesungguhnya H
0
benar, maka kita mengharapkan nilai
α
sekecil mungkin.
Dengan kata lain, jika
α
sangkat kecil, maka kejadian
melakukan galat tipe I sangat jarang terjadi, sebab tidaklahpantas sesuatu yang sesungguhnya benar kita tolak.
β
Oleh karena
β
menyatakan peluang menerima H
0
padahal
sesungguhnya H
0
salah, maka kita mengharapkan nilai
β
sekecil mungkin.
Dengan kata lain, jika
β
sangkat kecil, maka kejadian
melakukan galat tipe II sangat jarang terjadi, sebab tidaklahpantas sesuatu yang sesungguhnya salah kita terima.
13
14
σ
= 4.
16
μ
= 25
α
σ
= 4.
Gambar 1 Peluang galat tipe I
x
Untuk galat tipe II juga bisa dilakukan hal yang sama. Jika
H
0
salah
dan nilai benar untuk
H
1
adalah
p
= 1/2, maka galat tipe II dapat
dihitung:
μ
np
= (100)(1/2) = 50 dan
5
)
2
1
)(
2
1
)(
100
(
=
=
=
npq
σ
17
Nilai
z
yang bersesuaian = (36.5 – 50) / 5 = -2.
Maka:
β
x
p
5
)
2
1
)(
2
1
)(
100
(
=
=
=
npq
σ
Dari contoh di atas jelas terlihat bahwa galat tipe I dan galattipe II akan jarang sekali terjadi ukuran sampel diperbesar(dalam hal ini 100)
19
Suatu sampel acak berukuran
n
= 64 mengenai rata-rata berat
badan mahasiswa. Diketahui hipotesis nol adalah rata-rata beratbadan = 68 kg dan hipotesis alternatif adalah rata-rata beratbadan ≠ 68 kg. Simpangan baku untuk kasus ini diketahui,
σ
20
Maka:
Tentukan peluang galat tipe I (
α
), jika
= 67 dan
Tentukan peluang galat tipe II (
β
), jika
= 67 dan
serta rata-rata alternatif = 70 adalah benar.
1
x
1
x
2
x
2
x