Student Creativity Program, Study Guides, Projects, Research of Principles of Machine Tool Design

design tools for speech impaired

Typology: Study Guides, Projects, Research

2017/2018

Uploaded on 05/31/2018

made-agus
made-agus 🇮🇩

1 document

1 / 26

Toggle sidebar

This page cannot be seen from the preview

Don't miss anything!

bg1
i
PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
INSERT (INTEGRATED SPEECH DISORDER HELPER TOOLS)
ALAT BANTU KOMUNIKASI TERINTEGRASI BAGI PENYANDANG
TUNA WICARA BERBASIS SENSOR GERAK DAN OPENWRT
BIDANG KEGIATAN
PKM KARSA CIPTA
Diusulkan oleh:
I Wayan Pasek Suyadnya; 1404405007; Angkatan 2014
I Putu Wijaya Adi Candra; 1504505055; Angkatan 2015
Nyoman Agus Nugraha Ginarsa; 1605541008; Angkatan 2016
UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2017
pf3
pf4
pf5
pf8
pf9
pfa
pfd
pfe
pff
pf12
pf13
pf14
pf15
pf16
pf17
pf18
pf19
pf1a

Partial preview of the text

Download Student Creativity Program and more Study Guides, Projects, Research Principles of Machine Tool Design in PDF only on Docsity!

i

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

INSERT ( INTEGRATED SPEECH DISORDER HELPER TOOLS )

ALAT BANTU KOMUNIKASI TERINTEGRASI BAGI PENYANDANG

TUNA WICARA BERBASIS SENSOR GERAK DAN OPENWRT

BIDANG KEGIATAN

PKM KARSA CIPTA

Diusulkan oleh: I Wayan Pasek Suyadnya; 1404405007; Angkatan 2014 I Putu Wijaya Adi Candra; 1504505055; Angkatan 2015 Nyoman Agus Nugraha Ginarsa; 1605541008; Angkatan 2016 UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR 2017

iv

  • BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR TABEL .............................................................................................v
    • 1.1 Latar Belakang
    • 1.2 Rumusan Masalah
    • 1.3 Tujuan
    • 1.4 Rumusan Masalah
    • 1.5 Manfaat Penulisan..........................................................................
  • BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
    • 2.1 Tuna Wicara
    • 2.2 Webcam
    • 2.3 OpenWrt
    • 2.4 USB Hub
    • 2.5 USB Sound Card
    • 2.6 Flashdisk
    • 2.7 Speaker
  • BAB 3 METODE PELAKSANAAN
    • 3.1 Tempat dan Waktu
    • 3.2 Alat dan Bahan...............................................................................
    • 3.3 Tahap Studi Pustaka.......................................................................
    • 3.4 Tahap Pelaksanaan
      • 3.4.1 Tahap Perancangan Hardware INSERT
      • 3.4.2 Tahap Perancangan Software INSERT
    • 3.5 Tahap Pengujian Alat.....................................................................
    • 3.6 Tahap Evaluasi
  • BAB 4 BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
    • 4.1 Anggaran Biaya
    • 4.2 Jadwal Kegiatan
  • DAFTAR PUSTAKA
  • LAMPIRAN-LAMPIRAN
  • Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota Serta Dosen Pembimbing
  • Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan
  • Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas
  • Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana
  • Lampiran 5. Gambaran Teknologi yang Hendak Diterapkembangkan
  • Gambar 2. 1 Proporsi Kecacatan pada Anak Usia 24-59 Bulan, Riskesdas DAFTAR GAMBAR
  • Gambar 2.2 Webcam
  • Gambar 2. 3 Wireless Router dengan Dukungan OpenWrt
  • Gambar 2.4 USB Hub
  • Gambar 2.5 USB Sound Card
  • Gambar 2. 6 Flashdisk
  • Gambar 2. 7 Speaker
  • Gambar 3.1 Bahasa Tubuh Alfabet
  • Gambar 3.2 Flowchart Proses Penerjemahan Bahasa Tubuh
  • Gambar 3.3 Flowchart Proses Pembaruan Database Bahasa Tubuh yang Dikenali
  • Gambar 3.4 Flowchart Pelaksanaan Program

v

DAFTAR TABEL

Tabel 4. 1 Anggaran Biaya....................................................................................... 9 Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan ...................................................................................... 9

  1. Mengetahui tingkat keberhasilan INSERT dalam menterjemahkan bahasa tubuh ke dalam bahasa verbal 1.4 Luaran yang Diharapkan Luaran yang diharapkan sebagai hasil kegiatan ini adalah terciptanya INSERT sebagai alat yang dapat membantu para penyandang tuna wicara dalam berkomunikasi dengan menterjemahkan bahasa tubuh menjadi suara. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat dipublikasikan secara ilmiah untuk kemudian dapat menambah wawasan bagi akademisi maupun masyarakat. Hak paten juga menjadi salah satu potensi yang dapat dicapai melalui kegiatan ini, karena berdasarkan hasil pencarian dari e-Status Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, masih belum ditemukan paten dari alat bantu komunikasi bagi tuna wicara yang terintegrasi. 1.5 Manfaat Penulisan Manfaat dari pelaksanaan program ini adalah dapat digunakan sebagai sebuah solusi permasalahan dalam berkomunikasi bagi penyandang tuna netra melalui penciptaan suatu alat yang dapat membantu para penyandang tuna wicara dalam berkomunikasi dengan menterjemahkan bahasa tubuh menjadi suara. Sehingga untuk dapat komunikasi dengan penyandang tuna wicara tidak perlu lagi harus memahami bahasa tubuh atau didampingi dengan orang yang mengerti dan mampu menterjemahkan bahasa tubuh.

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Tuna Wicara Tuna wicara merupakan individu yang mengalami kesulitan komunikasi. Hal ini dapat disebabkan oleh kurang atau tidak berfungsinya alat-alat bicara, seperti rongga mulut, lidah, langit-langit dan pita suara. Selain itu, kurang atau tidak berfungsinya organ pendengaran, keterlambatan perkembangan bahasa, kerusakan pada sistem saraf dan struktur otot, serta ketidakmampuan dalam kontrol gerak juga dapat mengakibatkan keterbatasan dalam komunikasi. Di antara individu yang mengalami kesulitan komunikasi ada yang sama sekali tidak dapat komunikasi, dapat mengeluarkan bunyi tetapi tidak mengucapkan kata-kata dan ada yang dapat komunikasi tetapi tidak jelas (Akbar, 2016). Berdasarkan Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011, terdapat 130.572 anak penyandang disabilitas dari keluarga miskin, dimana anak dengan penyandang tuna wicara mencapai angka 16.335 anak; tuna rungu dan tuna wicara mencapai angka 7.632 anak; tuna netra, tuna rungu, dan tuna wicara mencapai angka (1.207 anak); tuna rungu, tuna wicara, dan tuna daksa (4.242 anak); dan tuna rungu, tuna wicara, tuna netra, dan tuna daksa (2.991 anak) (Kemenkes RI, 2013). Gambar 2.1 Proporsi Kecatatan pada Anak Usia 24-59 Bulan, Riskesdas 2013 Penyandang disabilitas bicara ini memiliki beberapa karakteristik antara lain memiliki suara sengau, cadel, bicara tidak jelas dan tidak mengeluarkan suara saat komunikasi, cenderung pendiam, pandangan tertuju pada satu obyek, menggunakan komunikasi non verbal dan bahasa tubuh untuk mengungkapkan pendapat, pikiran dan keinginan, serta lebih memilih berkomunikasi secara tertulis, ataupun menggunakan bahasa tubuh. 2.2 Webcam Webcam (singkatan dari web dan camera ) adalah salah satu periferal masukan ( input ) yang digunakan untuk mengambil citra pada komputer dengan prinsip kerja layaknya sebuah kamera digital. Webcam pada umumnya digunakan pada pengolah pesan cepat ( chatting ), atau aplikasi pemanggilan video. Webcam

hanya memiliki satu buah port USB yang didesain untuk memasangkan USB modem. Dengan digunakannya USB hub perangkat-perangkat pendukung alat yang ingin diciptakan seperti USB sound card , speaker dan flashdisk dapat dioperasikan pada router nantinya. 2.5 USB Sound Card USB Sound Card adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk mengolah data berupa audio atau suara yang dihubungkan pada komputer melalui port USB. Sound Card atau yang lebih dikenal dengan kartu suara adalah suatu komponen yang terdapat dalam PC yang bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia. Gambar 2. 5 USB Sound Card 2.6 Flashdisk Flashdisk adalah salah satu periferal penyimpanan komputer yang praktis digunakan, didesain untuk penggunaan yang berpindah-pindah ( portable ). Terdapat banyak varian flashdisk yang beredar di pasaran, yang disesuaikan dengan kapasitas penyimpanannya serta kecepatan membaca atau menulis datanya. Pada alat yang ingin dirancang, flashdisk digunakan untuk menyimpan database dari bahasa tubuh yang dikenali. Gambar 2.6. Flashdisk 2.7 Speaker Speaker adalah perangkat keras output yang berfungsi mengeluarkan hasil pemrosesan oleh CPU berupa audio/suara. Speaker juga bisa disebut alat bantu untuk keluaran suara yang dihasilkan oleh perangkat musik seperti MP3 Player , DVD Player dan lain sebagainya. Gambar 2. 7 Speaker

BAB 3

METODE PELAKSANAAN

Pelaksanaan program rancang bangun sistem alat bantu komunikasi bagi penyandang tuna wicara terintegrasi berbasis sensor gerak dan OpenWrt ini akan dilakukan dengan beberapa tahapan sebagai berikut : 3.1 Tempat dan Waktu Pembuatan alat dilaksanakan selama 3 bulan dan dilakukan di Laboratium Komputer Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana. Akan dilaksanakan juga pertemuan dengan komunitas para penyandang tuna wicara untuk pengujian dari alat ini. 3.2 Alat dan Bahan Alat-alat yang dibutuhkan dalam perancangan sistem INSERT adalah laptop dan koneksi internet. Sedangkan bahan utama yang digunakan dalam perancangan sistem INSERT adalah wireless router ( OpenWrt ), USB sound card , USB hub , flashdisk , dan speaker. 3.3 Tahap Studi Pustaka Metode studi pustaka dilakukan untuk mempelajari teori-teori yang berhubungan dengan proses perancangan dan pembuatan INSERT. Pustaka yang digunakan adalah studi teknologi terdahulu serta identifikasi dan pemodelan sistem. Pustaka yang dijadikan rujukan dalam hal ini dapat berupa jurnal ilmiah, e-book, maupun informasi yang dapat diperoleh dari internet. 3.4 Tahap Pelaksanaan 3.4.1 Tahap Perancangan Hardware INSERT Perancangan hardware yang akan digunakan dalam implementasi alat ini meliputi perancangan wireless router OpenWrt , webcam , USB hub, USB sound card , flashdisk dan speaker. 3.4.2 Tahap Perancangan Software INSERT Perancangan software pada sistem operasi OpenWrt serta perancangan software pengenalan hasil pencuplikan citra dan sistem pembaruan database dari kriteria hasil pencuplikan. Alat ini berfungsi untuk membantu penyandang tuna wicara untuk dapat mempermudah dalam komunikasi. Cara penggunaannya pun cukup sederhana, dimana pengguna hanya perlu berbahasa tubuh di depan webcam pada alat ini dan nantinya akan menghasilkan suara yang merupakan arti dari bahasa tubuh tersebut. Berikut merupakan contoh bahasa tubuh alfabet yang dapat dikenali oleh alat ini serta diagram alir proses penerjemahan bahasa tubuh sebagai konsep dari pemrograman alat yang disajikan pada gambar 3. 1 dan 3. 2.

3.5 Tahap Pengujian Alat Pengujian alat dilakukan untuk menentukan kehandalan dari sistem yang telah dirancang. Dalam tahap ini diujikan untuk mengetahui responsifitas alat dalam mengenali bahasa tubuh serta seberapa besar database yang dimiliki alat untuk mengenali berbagai macam bahasa tubuh, serta kehandalan server pembaruan database memberikan pelayanan. 3.6 Tahap Evaluasi Tahap evaluasi dilakukan dalam bentuk analisis, yang dilakukan terhadap hasil dari pengujian sehingga dapat ditentukan karakteristik dari kemampuan pengenalan bahasa tubuh dari alat, sehingga dapat dilakukan lagi penyempurnaan terhadap alat yang telah diciptakan sehingga dapat berfungsi optimal bagi penyandang tuna wicara yang menggunakan. Berikut merupakan diagram alir dari pelaksanaan program : Gambar 3.4 Flowchart Pelaksanaan Program

BAB 4

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya Tabel 4.1 Anggaran Biaya No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)

  1. Peralatan Penunjang 2.880.
  2. Bahan Habis Pakai 4.585.
  3. Perjalanan 500.
  4. Lain-Lain 8 00. Jumlah 8. 7 65. 4.2 Jadwal Kegiatan Tabel 4. 2 Jadwal Kegiatan No Kegiatan Bulan ke- 1 Bulan ke- 2 Bulan ke- 3 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Studi Pustaka 2 Tahap Persiapan 3 Tahap Perancangan Hardware 4 Tahap Perancangan Software 5 Tahap Pengujian Alat 6 Evaluasi 7 Penyusunan Laporan

2. Anggota 1 A. Identitas Diri

  1. Nama Lengkap (dengan gelar) I Putu Wijaya Adi Candra
  2. Jenis Kelamin Laki-Laki
  3. Program Studi Teknologi Informasi
  4. NIM 1504505055
  5. Tempat dan Tanggal Lahir Denpasar, 13 September 1997
  6. E-mail [email protected]
  7. Nomor Telepon/HP 08999419753 B. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Nama Institusi SD 12 Pemecutan

SMPN 10

Denpasar

SMKN 1

Denpasar Jurusan

    • Teknik Komputer dan Jaringan Tahun Masuk - Lulus

C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation ) No. Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat


**D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi,** **atau institusi lainnya)** 

No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 1 Juara II Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Kota Denpasar, Bidang Lomba IT – Networking Support Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreatifitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC).

3. Anggota 2 A. Identitas Diri

  1. Nama Lengkap (dengan gelar) Nyoman Agus Nugraha Ginarsa
  2. Jenis Kelamin Laki-Laki
  3. Program Studi Teknik Elektro
  4. NIM 1605541008
  5. Tempat dan Tanggal Lahir Denpasar, 11 Agustus 1998
  6. E-mail [email protected]
  7. Nomor Telepon/HP 089652715446 B. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Nama Institusi SDN Tulangampiang SMP Dharma Praja Denpasar

SMKN 1

Denpasar Jurusan

    • Teknik Komputer dan Jaringan Tahun Masuk - Lulus

C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation ) No. Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat


**D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi,** **atau institusi lainnya)** 

No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 1 Juara I Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Kota Denpasar, Bidang Lomba IT – Network System Administration Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar

Juara I Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi Bali, Bidang Lomba IT – Network System Administration Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali

Juara III Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional, Bidang Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan