


















Study with the several resources on Docsity
Earn points by helping other students or get them with a premium plan
Prepare for your exams
Study with the several resources on Docsity
Earn points to download
Earn points by helping other students or get them with a premium plan
design tools for speech impaired
Typology: Study Guides, Projects, Research
1 / 26
This page cannot be seen from the preview
Don't miss anything!



















i
Diusulkan oleh: I Wayan Pasek Suyadnya; 1404405007; Angkatan 2014 I Putu Wijaya Adi Candra; 1504505055; Angkatan 2015 Nyoman Agus Nugraha Ginarsa; 1605541008; Angkatan 2016 UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR 2017
iv
v
Tabel 4. 1 Anggaran Biaya....................................................................................... 9 Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan ...................................................................................... 9
2.1 Tuna Wicara Tuna wicara merupakan individu yang mengalami kesulitan komunikasi. Hal ini dapat disebabkan oleh kurang atau tidak berfungsinya alat-alat bicara, seperti rongga mulut, lidah, langit-langit dan pita suara. Selain itu, kurang atau tidak berfungsinya organ pendengaran, keterlambatan perkembangan bahasa, kerusakan pada sistem saraf dan struktur otot, serta ketidakmampuan dalam kontrol gerak juga dapat mengakibatkan keterbatasan dalam komunikasi. Di antara individu yang mengalami kesulitan komunikasi ada yang sama sekali tidak dapat komunikasi, dapat mengeluarkan bunyi tetapi tidak mengucapkan kata-kata dan ada yang dapat komunikasi tetapi tidak jelas (Akbar, 2016). Berdasarkan Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011, terdapat 130.572 anak penyandang disabilitas dari keluarga miskin, dimana anak dengan penyandang tuna wicara mencapai angka 16.335 anak; tuna rungu dan tuna wicara mencapai angka 7.632 anak; tuna netra, tuna rungu, dan tuna wicara mencapai angka (1.207 anak); tuna rungu, tuna wicara, dan tuna daksa (4.242 anak); dan tuna rungu, tuna wicara, tuna netra, dan tuna daksa (2.991 anak) (Kemenkes RI, 2013). Gambar 2.1 Proporsi Kecatatan pada Anak Usia 24-59 Bulan, Riskesdas 2013 Penyandang disabilitas bicara ini memiliki beberapa karakteristik antara lain memiliki suara sengau, cadel, bicara tidak jelas dan tidak mengeluarkan suara saat komunikasi, cenderung pendiam, pandangan tertuju pada satu obyek, menggunakan komunikasi non verbal dan bahasa tubuh untuk mengungkapkan pendapat, pikiran dan keinginan, serta lebih memilih berkomunikasi secara tertulis, ataupun menggunakan bahasa tubuh. 2.2 Webcam Webcam (singkatan dari web dan camera ) adalah salah satu periferal masukan ( input ) yang digunakan untuk mengambil citra pada komputer dengan prinsip kerja layaknya sebuah kamera digital. Webcam pada umumnya digunakan pada pengolah pesan cepat ( chatting ), atau aplikasi pemanggilan video. Webcam
hanya memiliki satu buah port USB yang didesain untuk memasangkan USB modem. Dengan digunakannya USB hub perangkat-perangkat pendukung alat yang ingin diciptakan seperti USB sound card , speaker dan flashdisk dapat dioperasikan pada router nantinya. 2.5 USB Sound Card USB Sound Card adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk mengolah data berupa audio atau suara yang dihubungkan pada komputer melalui port USB. Sound Card atau yang lebih dikenal dengan kartu suara adalah suatu komponen yang terdapat dalam PC yang bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia. Gambar 2. 5 USB Sound Card 2.6 Flashdisk Flashdisk adalah salah satu periferal penyimpanan komputer yang praktis digunakan, didesain untuk penggunaan yang berpindah-pindah ( portable ). Terdapat banyak varian flashdisk yang beredar di pasaran, yang disesuaikan dengan kapasitas penyimpanannya serta kecepatan membaca atau menulis datanya. Pada alat yang ingin dirancang, flashdisk digunakan untuk menyimpan database dari bahasa tubuh yang dikenali. Gambar 2.6. Flashdisk 2.7 Speaker Speaker adalah perangkat keras output yang berfungsi mengeluarkan hasil pemrosesan oleh CPU berupa audio/suara. Speaker juga bisa disebut alat bantu untuk keluaran suara yang dihasilkan oleh perangkat musik seperti MP3 Player , DVD Player dan lain sebagainya. Gambar 2. 7 Speaker
Pelaksanaan program rancang bangun sistem alat bantu komunikasi bagi penyandang tuna wicara terintegrasi berbasis sensor gerak dan OpenWrt ini akan dilakukan dengan beberapa tahapan sebagai berikut : 3.1 Tempat dan Waktu Pembuatan alat dilaksanakan selama 3 bulan dan dilakukan di Laboratium Komputer Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana. Akan dilaksanakan juga pertemuan dengan komunitas para penyandang tuna wicara untuk pengujian dari alat ini. 3.2 Alat dan Bahan Alat-alat yang dibutuhkan dalam perancangan sistem INSERT adalah laptop dan koneksi internet. Sedangkan bahan utama yang digunakan dalam perancangan sistem INSERT adalah wireless router ( OpenWrt ), USB sound card , USB hub , flashdisk , dan speaker. 3.3 Tahap Studi Pustaka Metode studi pustaka dilakukan untuk mempelajari teori-teori yang berhubungan dengan proses perancangan dan pembuatan INSERT. Pustaka yang digunakan adalah studi teknologi terdahulu serta identifikasi dan pemodelan sistem. Pustaka yang dijadikan rujukan dalam hal ini dapat berupa jurnal ilmiah, e-book, maupun informasi yang dapat diperoleh dari internet. 3.4 Tahap Pelaksanaan 3.4.1 Tahap Perancangan Hardware INSERT Perancangan hardware yang akan digunakan dalam implementasi alat ini meliputi perancangan wireless router OpenWrt , webcam , USB hub, USB sound card , flashdisk dan speaker. 3.4.2 Tahap Perancangan Software INSERT Perancangan software pada sistem operasi OpenWrt serta perancangan software pengenalan hasil pencuplikan citra dan sistem pembaruan database dari kriteria hasil pencuplikan. Alat ini berfungsi untuk membantu penyandang tuna wicara untuk dapat mempermudah dalam komunikasi. Cara penggunaannya pun cukup sederhana, dimana pengguna hanya perlu berbahasa tubuh di depan webcam pada alat ini dan nantinya akan menghasilkan suara yang merupakan arti dari bahasa tubuh tersebut. Berikut merupakan contoh bahasa tubuh alfabet yang dapat dikenali oleh alat ini serta diagram alir proses penerjemahan bahasa tubuh sebagai konsep dari pemrograman alat yang disajikan pada gambar 3. 1 dan 3. 2.
3.5 Tahap Pengujian Alat Pengujian alat dilakukan untuk menentukan kehandalan dari sistem yang telah dirancang. Dalam tahap ini diujikan untuk mengetahui responsifitas alat dalam mengenali bahasa tubuh serta seberapa besar database yang dimiliki alat untuk mengenali berbagai macam bahasa tubuh, serta kehandalan server pembaruan database memberikan pelayanan. 3.6 Tahap Evaluasi Tahap evaluasi dilakukan dalam bentuk analisis, yang dilakukan terhadap hasil dari pengujian sehingga dapat ditentukan karakteristik dari kemampuan pengenalan bahasa tubuh dari alat, sehingga dapat dilakukan lagi penyempurnaan terhadap alat yang telah diciptakan sehingga dapat berfungsi optimal bagi penyandang tuna wicara yang menggunakan. Berikut merupakan diagram alir dari pelaksanaan program : Gambar 3.4 Flowchart Pelaksanaan Program
4.1 Anggaran Biaya Tabel 4.1 Anggaran Biaya No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
2. Anggota 1 A. Identitas Diri
Denpasar
Denpasar Jurusan
C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation ) No. Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
**D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi,** **atau institusi lainnya)** No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 1 Juara II Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Kota Denpasar, Bidang Lomba IT – Networking Support Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreatifitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC).
3. Anggota 2 A. Identitas Diri
Denpasar Jurusan
C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation ) No. Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
**D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi,** **atau institusi lainnya)** No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 1 Juara I Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Kota Denpasar, Bidang Lomba IT – Network System Administration Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar
Juara I Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi Bali, Bidang Lomba IT – Network System Administration Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali
Juara III Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional, Bidang Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan