Tutorial on Creating 2D Graphs in MATLAB, Lab Reports of Programming Languages

A tutorial on how to create 2D graphs in MATLAB using the basic plot function. It explains the different types of plots, how to create them, and how to customize them. The document also includes sample scripts and graphs to illustrate the concepts. The tutorial is aimed at students and beginners who are new to MATLAB and want to learn how to create graphs for their data.

Typology: Lab Reports

2020/2021

Available from 09/25/2022

pejuangcuan
pejuangcuan 🇮🇩

24 documents

1 / 7

Toggle sidebar

This page cannot be seen from the preview

Don't miss anything!

bg1
KELAS A
PRAKTIKUM PEMROGRAMAN
TOPIK 9
PENYAJIAN GRAFIK 2
Nama : Muammar Haidar Hakim
NIM : M0221055
Nama Asisten : Afrannisa Salsabilah
Program Studi Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Sebelas Maret
2022
pf3
pf4
pf5

Partial preview of the text

Download Tutorial on Creating 2D Graphs in MATLAB and more Lab Reports Programming Languages in PDF only on Docsity!

KELAS A

PRAKTIKUM PEMROGRAMAN

TOPIK 9

PENYAJIAN GRAFIK 2

Nama : Muammar Haidar Hakim NIM : M022105 5 Nama Asisten : Afrannisa Salsabilah Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret 2022

PEMBAHASAN

Grafik atau plot pada MATLAB berfungsi untuk merepresentasikan data sehingga lebih mudah untuk dilihat secara keseluruhan. Cara membuat grafik di MATLAB dapat dilakukan dengan berbagai formulasi command dengan fungsi yang beragam. Secara umum terdapat 2 jenis plot yaitu plot 2 Dimensi dan plot 3 Dimensi. Pada tutorial berikut dijelaskan mengenai cara membuat grafik dua dimensi pada MATLAB. Fungsi dasar yang digunakan untuk membuat grafik dua dimesi adalah plot. Fungsi ini membutuhkan input berupa pasangan-pasangan array. Misalkan kita ingin menggambar grafik fungsi y = x/(1+x^2). Pada editor, digunakan script sebagai berikut : Setelah program tersebut dijalankan, maka akan muncul grafik yang berubah tiap 5 detiknya. Lima buah grafik tersebut adalah sebagai berikut : -2 -1.5 -1 -0.5 0 0.5 1 1.5 2 -0. -0. -0. -0. 0

Grafik 1. Plot didasarkan pada n = 10 point. x y

P9.

Dari program yang dijalankan sebelumnya, kita dapat memperoleh lima grafik yang berbeda. Perbedaannya adalah berdasarkan pada n point. Grafik 1 memiliki 10 point, grafik 2 memiliki 30 point, grafik 3 memiliki 50 point, grafik 4 memiliki 70 point, dan grafik 5 memiliki 90 point. Maksud point pada grafik tersebut adalah ketebalan dari garis yang menunjukkan grafik tersebut. P9.

  1. Dari program tersebut, pada baris 2 terdapat perintah “for n=1:2:9”. Maksud dari perintah tersebut adalah interval dari 1 sampai 9 dengan selisih 2. Maksudnya adalah seperti 1, 3 ,5 ,7 9 dan dihasilkan 5 buah grafik.

2. Kemudian pada baris 3 adalah banyaknya data pada setiap grafik.

  1. Pada baris 4 maksud dari linespace tersebut adalah membangun array pada interval - 2 hingga 2 sumbu x dan nn.
  2. Kemudian pada baris 5 adalah persamaan garis y.
  3. Pada baris 6 adalah menampilkan grafik x dan y. ‘b<’ adalah perintah untuk mewarnai titik grafik dengan warna biru dan berbentuk segitiga.
  4. Pada baris 7 perintah yang dimaksud ialah memberi judul pada grafik. %g digunakan untuk format integer pada tampilan.
  5. Kemudian pada baris 8 untukmemberikan interval pada grafik. Sumbu x memiliki interval - 2 hingga 2 sumbu y memiliki interval - 0.8 hingga 0.8.
  6. Pada baris 9 dan 10 berfungsi untuk memberi nama pada sumbu x dan y.
  7. Kemudian pada baris 11 maksudnya untuk memberi grid atau garis skala pada grafik.
  8. Pada baris 12 maksudnya ialah pause atau menghentikan perubahan grafik setiap 5 detik kemudian berjalan lagi hingga batas poin akhir.
  9. Pada baris 13 adalah akhir dari program tersebut. -0.8-2 -1.5 -1 -0.5 0 0.5 1 1.5 2 -0. -0. -0. 0

Grafik 5. Plot didasarkan pada n = 90 point. x y

P9.

Program tersebut memiliki tujuan untuk menampilkan grafik y = x/(1+x^2 ) dengan batas x - 2 hingga 2 dan y 0,8 hingga - 0,8. Kemudian ditampilkan poin tiap grafik yang menunjukkan ketebalan pada arah yang ditunjukkan pada grafik tersebut. P9. Script yang digunakan untuk membuat grafik P9.4 adalah sebagai berikut : Kemudian setelah dijalankan, dapat dihasilkan grafik sebagai berikut : Perbedaan grafik P9.4 dengan P9.1 ialah grafik P9.4 terdiri dari 4 grafik yang berbeda dan P9. ada 1 grafik namun berganti-ganti setiap 5 detik sekali. Fungsi dari k pada grafik P9. menunjukkan berada pada posisi mana grafik tersebut. Pada perintah ‘subplot (1, 4, k)’, 1 merupakan baris, 4 merupakan kolom, dan k merupakan posisi grafik. Kemudian perintah plot(x,y,'r.-'); merupakan grafik fungsi x dan y yang titiknya menunjukkan warna merah. P9. -0.8-2 -1 0 1 2 -0. -0. -0. 0

Grafik 1. Plot didasarkan pada n = 10 point. x y -0.8 -2 -1 0 1 2 -0. -0. -0. 0

Grafik 2.5. Plot didasarkan pada n = 40 point. x y -0.8 -2 -1 0 1 2 -0. -0. -0. 0

Grafik 4. Plot didasarkan pada n = 70 point. x y -0.8 -2 -1 0 1 2 -0. -0. -0. 0

Grafik 5.5. Plot didasarkan pada n = 100 point. x y

Pada latihan P9.6 script yang digunakan adalah sebagai berikut : Kemudian setelah dijalankan akan dihasilkan grafik sebagai berikut : Pada script P9.6, fungsi plot(x,y,'r',x1,y1,'b') ialah untuk menunjukkan informasi tentang grafik tersebut seperti warna dan titik. Kemudian perintah axis('square'); menampilkan bahwa latar belakang grafik berbentuk kotak. Perintah set(gca,'XTick',-4:10); merupakan perintah untuk menempatkan titik-titik data pada sumbu x, dengan ‘gca’ merupakan get current axis yaitu sumbu koordinat yang sedang aktif. Perintah set(gca,'YTick',-12:2:14); adalah perintah yang sama pada sumbu x. KESIMPULAN Kesimpulan dari praktikum kali ini yaitu, aplikasi matlab dapat digunakan untuk membuat grafik 2D dengan menggunakan fungsi dasar plot. Kemudian dalam menampilkan grafik, matlab berfungsi untuk menampilkan data dalam format grafik 2D dengan subplot untuk menampilkan banyak grafik. -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

    • 0 2 4 6 8 10 12 14 x y Grafik dari (x-3)2 /36+(y+2)2 /81=1 dan (x-7)2 /4+(x-8)2 /36 =